Pasca Dihapus, Game Fortnite Dikabarkan Kembali Ke Apple Melalui Layanan Cloud Gaming Nvidia

Pasca Dihapus, Game Fortnite Dikabarkan Kembali Ke Apple Melalui Layanan Cloud Gaming Nvidia

Jakarta, Tristach info – Pengguna iPhone dan iPad Apple akan segera dapat memainkan Kembali game Fortnite Epic Games melalui layanan cloud gaming Nvidia. Ini karena, Nvidia Corp dikabarkan sedang mengembangkan versi layanan game cloud di web browser seluler Safari.

Seperti dikutip dari reuters, Jumat (6/11) Apple sebelumnya terlibat dalam perkara hukum dengan pengembang Fortnite, Epic Games, kasus yang berujung ke pengadilan ini bermula ketika Epic Games menggunakan sistem pembayaran sendiri, alih-alih menggunakan sistem buatan Apple sesuai dengan kebijakan yang berlaku, sehingga menyebabkan Apple menghapus game itu dari App Store-nya.

Kasus ini menjadi menarik pasanya, game yang dilarang itu nantinya bakal bisa dimainkan kembali pada prangkat iPhone, melalui jalur cloud gaming besutan Nvidia. Hanya saja Apple dalam konfirmasinya belum bisa berkomentar akan kerjasama tersebut. Sedangkan Nvidia mengatakan tidak akan mengomentari klien baru yang datang ke layanan miliknya, atau tentang ketersediaan game apa pun di platform yang belum diumumkan.

Baca Juga: Drama Kapasitas CEIR, Pengamat: Seharusnya Bisa Lebih Transparan

Hanya saja Nvidia GeForce Now diharapkan muncul dalam pengumuman pembaruan di iOS Apple akhir bulan ini. Dalam aturan Apple perlu diketahui, mewajibkan perusahaan cloud gaming untuk mengirimkan setiap judul game dalam katalog sebagai aplikasi terpisah untuk ditinjau oleh Apple, dan aplikasi katalog kemudian akan menyediakan link ke judul game.

Tidak seperti Android, Apple tidak akan pernah mengizinkan game atau aplikasi lain untuk dimuat ke ponsel atau tabletnya melalui toko aplikasi selain miliknya sendiri. Tetapi aturan itu tidak membatasi layanan pihak ketiga yang dapat berjalan di dalam Safari atau browser web lain yang tersedia melalui tokonya.

Kendati demkian tetap saja, persyaratan itu dianggap penghalang bagi Could Gaming untuk bisa berjalan di platrorm milik Apple, sebelumnya persyararan itu sempat dikritik oleh Microsoft Corp, yang juga memiliki layanan game streaming dalam langganan premium Xbox Game Pass.