Oknum Kades Di Tangkap, Gegerkan Warga Kecamatan Pontang

Oknum Kades Di Tangkap, Gegerkan Warga Kecamatan Pontang
Foto : Ilustrasi

SERANG (Banten) Tristach info | Isu heboh soal dugaan Oknum Kepala Desa di Kecamatan Pontang Kabupaten Serang yang ditangkap oleh Aparat Kepolisian Metro Tangerang Kota, pada Kamis 17 Juni 2021 coba ditelusuri oleh awak media.

Hasil konfirmasi awak media terhadap korban selaku pelapor, Sabtu 19 Juni 2021 melalui saluran whatsApp membenarkan dirinya telah melaporkan HM (45) oknum kepala Desa Sukajaya Kecamatan Pontang Kabupaten Serang Banten, kepada pihak Kepolisian Metro Tangerang Kota, atas dugaan tindak pidana penipuan 378 KUHP dan penggelapan 372 KUHP dengan perkiraan kerugian sebesar Rp 800 juta untuk biaya pembuatan surat-surat tanah.

Pelapor ini telah ditipu oleh HM (45) oknum kades tersebut dan telah melaporkannya ke Unit Satreskrim Polres Tangerang Kota,dengan nomor: LP/B/520/VI/2020/PMJ resto tng kota, tanggal 23 Juni 2020.

Menurut keterangan yang di dapat Pelapor, bahwa HM (45) telah ditetapkan P21 proses tahap 2 Kejaksaan Negeri Tangerang Kota,dalam dugaan tindak pidana penggelapan dan atau penipuan,dirinya sebagai pelapor sudah mendapatkan keterangan informasi dari pihak penyidik Kepolisian Tangerang Kota bahwa HM (45) sudah ditangkap pada hari, Kamis 17 Juni 2021 dan sekarang di titipkan di Lapas Tangerang Kota dalam proses Kejaksaan Tangerang Kota,”ungkapnya.

Senin 21 Juni 2021 awak media mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Kota,pegawai unit pelayanan informasi membenarkan info terkait Oknum Kades berinisial HM, “iya benar,berkasnya sudah di Kejaksaan Negeri Tangerang Kota, untuk lebih jelasnya tanya saja kebagian Jaksa yang menangani kasus tersebut,tapi Jaksa yang menangani kasus tersebut saat ini lagi dalam acara persidangan”.jelas pegawai informasi.

Sekretaris Desa Sukajaya,Gamrawi ditemui awak media di rumahnya,Selasa 22 Juni 2021 mengatakan dirinya tidak tau keberadaan HM, sejak hari Kamis sore hilang kontak.

“Sejak Hari Kamis sore hilang kontak dengan Pak Kades, biasanya acara malam Jumatan hubungi saya,”jelas Sekdes Sukajaya.

Untuk pihak Kepolisian sendiri, awak media belum sempat lakukan konfirmasi terkait kasus yang menimpa HM. (AG/tim)