Kecewa dengan Arsenal soal Konflik Uighur, Mesut Ozil Serukan ‘Musim Lives Matter’

Kecewa dengan Arsenal soal Konflik Uighur, Mesut Ozil Serukan 'Musim Lives Matter'

Berita Liga Inggris: Mesut Ozil mengatakan dia kecewa dengan sikap Arsenal yang menjauhkan diri dari komentarnya atas dugaan penganiayaan terhadap Muslim Uighur di China. Ia kemudian menyinggung kasus kematian George Floyd dan menyerukan ‘Musim Lives Matter’.

Muncul pemberitaan bahwa China telah menahan hingga satu juta orang di tempat yang disebut pemerintah mereka sebagai “kamp pendidikan ulang”. China menyebut itu sebagai langkah yang diperlukan untuk melawan terorisme menyusul aksi kekerasan separatis di wilayah Xinjiang.

Melansir dari BBC, pemerintah China dituduh memaksa perempuan-perempuan Uighur disterilisasi sebagai bagian dari upaya membatasi populasi. Mereka memang telah membantahnya, tetapi negara tersebut terus dikritik karena dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Bintang Arsenal, Ozil, adalah salah satu tokoh berpengaruh yang mengecam dugaan tindakan tersebut. Ia kemudian mengkritik negara-negara Muslim lain karena bungkam dengan keadaan yang menurutnya sangat menyedihkan.

Namun, Arsenal menjauhkan diri dari komentar yang dibuat Ozil seraya menekankan prinsip klub untuk tidak melibatkan diri dalam urusan politik. Tetapi Ozil tidak terkesan dengan reaksi tersebut, menunjuk pada fakta bahwa The Gunners telah melibatkan diri dalam gerakan ‘Black Lives Matter’ untuk kasus kematian George Floyd di Amerika Serikat.

“Setiap manusia adalah sama. Tidak peduli apa agama atau warna kulit Anda — Muslim, Kristen, Yahudi, hitam, putih, atau apapun. Kita semua sama,” kata pemain berusia 31 tahun itu kepada The Athletic.

“Apa yang saya katakan tidak menentang orang China, itu menentang siapa pun yang melakukan ini kepada Muslim Uighur dan orang lain yang tidak membantu mereka, seperti negara Muslim lainnya.

“Saya telah memberikan banyak hal kepada Arsenal, di dalam dan di luar lapangan, jadi reaksinya mengecewakan. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam politik, tetapi ini bukan politik dan mereka terlibat dalam masalah lain.

“Di Amerika, kami melihat George Floyd terbunuh dan dunia angkat bicara mengatakan Black Lives Matter, dan itu benar. Kita semua setara dan adalah hal yang baik bahwa orang-orang melawan ketidakadilan. Ada banyak pemain kulit hitam dan termasuk dari kalangan penggemar Arsenal, dan sangat luar biasa klub ini mendukung mereka.

“Tapi saya berharap orang-orang akan melakukan hal yang sama untuk Muslim karena Arsenal memiliki banyak pemain dan penggemar Muslim juga, dan penting bagi dunia untuk mengatakan bahwa Muslim Lives Matter.”

Artikel Tag: Mesut Ozil, Arsenal, Uighur