IDC: Reno4 Perkuat Posisi Oppo di Segmen Lebih dari $400

IDC: Reno4 Perkuat Posisi Oppo di Segmen Lebih dari $400

Jakarta, Tristach.info – Setelah terpangkas cukup tajam karena wabah covid-19, pasar ponsel pintar China mulai terlihat pulih. Tercatat pengiriman mencapai 87,8 juta unit selama kuartal kedua, meski masih turun 10,3 persen (year-on-year). Demikian laporan IDC yang diumumkan pada Jumat (7/8/2020).

Huawei terus memimpin dengan 45,2 persen pangsa pasar. Vendor yang berbasis di Shenzen itu, berhasil menargetkan segmen $300-600 dengan seri Huawei Nova 7 dan Honor 30, serta meningkatkan posisi premiumnya dengan seri Huawei P40 Pro.

Laporan bertajuk IDC ‘Quarterly Mobile Phone Tracker’, menyebutkan bahwa Vivo di posisi kedua dengan pangsa pasar 17,1 persen. Vendor yang tergabung dalam BBK Group ini, bermitra dengan berbagai vendor prosesor 5G untuk memperluas segmen konsumen dengan harga yang berbeda.

“Lebih jauh, Vivo berhasil memposisikan ulang seri X mid-range-nya sebagai produk kelas atas, sementara seri S dan iQOO terus meningkatkan posisi pasarnya masing-masing di saluran offline dan online”.

Di tempat ketiga, Oppo dengan pangsa pasar 16 persen. IDC menyebutkan bahwa seri ‘A’ dan ‘Reno’ sebagai pendorong volume. Dalam jajaran produk 5G Oppo, model A92 membantu menembus segmen $300-400.

Selain A92, seri Reno 4 berperan penting dalam memperkuat posisi Oppo di segmen lebih dari $400. Masing-masing seri produk tersebut menyumbang lebih dari satu juta unit, kata laporan IDC tersebut.

Xiaomi kembali berada di urutan keempat dengan pangsa pasar 10,4 persen di Q2 dan pertumbuhannya “masih akan sangat tergantung pada kinerjanya di segmen $150-250”. Sebelumnya Xiaomi meraih 9,1 persen pangsa pasar di Q1-2020.

Apple dengan pangsa pasar 8,3 persen mencapai pertumbuhan positif dari tahun lalu baik dalam pengiriman maupun pangsa pasarnya.

IPhone SE 2020 menyumbang 10 persen dari keseluruhan pengirimannya dan membantu vendor yang berbasis di Cupertino itu, meningkatkan pengiriman yang sebelumnya terpangkas cukup dalam karena pandemi corona .

Seiring dengan komersialisasi pada akhir tahun lalu, IDC mengungkapkan pasar smartphone 5G di China semakin berkembang. Lebih dari 43 juta smartphone 5G dikirim pada Q2, dengan harga jual rata-rata telah turun di bawah $500.

“China perlahan pulih pada kuartal kedua sementara wilayah lain berjuang melawan pandemi Covid-19. Ini, pada gilirannya, memungkinkan vendor China untuk memperluas portofolio produk 5G mereka di pasar dalam negeri,” kata Will Wong, Research Manager for Client Devices IDC Asia/Pacific.